Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label pndok jogja

PUASA DAN BEBERAPA HIKMAHNYA

image: zamzamialmakki (c) 2012 Secara khusus, puasa sudah sangat familiar bagi muslim Indonesia. Ia adalah satu dari sekian ibadah yang diajarkan dalam agama Islam yang rahmatan li al-‘aalamiin. Namun demikian, pada hakikatnya puasa ini tidak hanya ada dalam tradisi keagamaan Islam saja. Beberapa agama lain juga mengajarkan umatnya untuk melaksanakan ibadah ini, meskipun dengan beberapa perbedaan dalam tata laksananya. Dalam bahasa Sansekerta, puasa berasal dari dua kata, yaitu: upa dan wasa. Upa, semaca perfiks yang berarti dekat dan wasa yang berarti Yang Maha Kuasa. Jadi, upawasa atau yang kemudian pengucapannya berubah menjadi puasa, adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Dalam agama Islam, puasa dilaksanakan dari sejak fajar terbit di ufuk timur, dan berakhir saat matahari terbenam di belahan bumi bagian barat.  Di sepanjang waktu itu, orang yang berpuasa dilarang untuk melakukan berbagai perbuatan yang dapat membatalkan puasanya, seperti maka...

METODE MENCINTAI ALLAH (MAHABBATULLAH)

Sebagai umat muslim, mencintai Allah SWT merupakan suatu kewajiban yang harus kita perlihatkan di dalam kehidupan kita sehari-hari. Cinta di sini bukanlah cinta yang hanya diucapkan melalui lisan belaka, melainkan cinta yang disertai dengan pembuktian yang nyata di dalam akhlak dan tingkah laku kita sehari-hari. Secara sederhana, mencintai Allah SWT dapat dibuktikan dengan cara mentaati segala sesuatu yang diperintahkan Allah serta menghindari dan menjauhi segala sesuatu yang dilarang-Nya.

Ahmad Kian Santang Menangkan Emas di KSM Nasional 2016

Bantul, 28 Agustus 2016 Ahmad Kian Santang adalah Santri Pondok Pesantren Al Imdad Bantul. Lahir di Sleman pada tanggal 30 Juni 2002, Kian adalah putra pertama dari pasangan Arosin Suryanto, S.Si dan Ade Rokayah, S.Ag yang beralamat di Jl. Turi No. 3 RT 044 Labasan Pekembinangun Pakem Sleman. Dalam kesehariannya, santri ini dikenal sebagai pribadi sederhana dan lugu. Namun, di balik kesederhanaan dan keluguannya, Kian ternyata menyimpan prestasi yang layak dibanggakan dan wajib disyukuri.  Dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Nasional di Pontianak tanggal 23-27 Agustus 2016 lalu, ia mampu meraih MEDALI EMAS di bidang Biologi tingkat MTS. Tidak hanya itu, ia juga meraih Penghargaan The Best Overall di Mapel Biologi yang diikutinya.