Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label amazingalimdad
Brosur Pendaftaran Santri Baru PP Al-Imdad Bantul Tahun 2020 Link Pendaftaran MTS http://pendaftaranmts.al-imdad.id/ Link Pendaftaran MA http://pendaftaranma.al-imdad.id/ monggo...

Al-Imdad Berbagi Ilmu Pembuatan Deterjen dan Sabun Cuci Cair Hingga ke Lampung

Siang tadi, Jum'at 11 Januari 2019, Ustadz Rohman Hakim, Koordinator Program Pengembangan Lifeskill di Pondok Pesantren Al-Imdad Bantul, memenuhi undangan dari KH. Ahmad Hayuni selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al-Barokah Poncowarno Lampung Tengah guna menyampaikan materi proses pembuatan sabun deterjen dan sabun cuci cair di hadapan para santri dan walisantri di sana. Undangan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan yang dilakukan Pengasuh, Dewan Ustadz, Komite Madrasah, Komite Walisantri serta santri-santri Pondok Pesantren Al-Barokah Poncowarno, Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, Propinsi Lampung pada 24-25 Desember 2018 lalu. Kesamaan beberapa poin dalam visi dan misi kedua pesantren telah mengantarkan sebuah jalinan kerjasama pengembangan ilmu dan pengetahuan di samping jalinan silaturrahim yang memang sudah terjalin lama--sejak kedua pengasuh sama-sama mondok di Pesantren Krapyak Yogyakarta. Dalam kesempatan yang baik ini, Ustadz Rohman Hakim menyampaikan beberapa p...

Pentingnya Memahami Kalender Kamariyah

Sebagai umat muslim mengetahui hari dan bulan merupakan hal yang bersifat krusial. Hal ini berkenaan dengan ibadah umat Muslim yang terikat dengan waktu baik itu hari ataupun bulan seperti puasa yang terikat pada terbitnya fajar dan ghurub atau terbenamnya matahari. Tidak hanya itu, ibadah lain seperti puasa Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha serta ibadah haji. Hal ini tentunya menuntut umat Muslim untuk memahami bulan Kamariah (sebagai bulan dalam kalender Islam/Hijriyah) agar dalam menjalankan syariat Islam dapat tercapai dengan baik. Kalender Hijriyah biasa disebut dengan kalender Kamariah. Kamariah adalah sistem penanggalan yang didasarkan pada peredaran bulan mengelilingi bumi. (Muhyiddin Khazin, 2005: hlm. 67). Satu tahun ada 12 bulan dalam kalender Hijriyah yang lamanya 29 dan 30 hari. Berikut nama-nama bulan dalam kalender Hijriyah beserta arti asal nama bulan yaitu: 1.       Muharram : bulan yang didalamnya diharamkan berperang 2.  ...

Al-Imdad II Pajangan Ikuti Lomba Evaluasi Pondok Pesantren Berwawasan Lingkungan Tingkat DIY Tahun 2018

Al-Imdad II mewakili Kab. Bantul dalam lomba Evaluasi Pondok Pesantren Berwawasan Lingkungan Tingkat DIY yang diadakan oleh DLH Prov Daerah Istimewa Yogyakarta. Lomba tersebut dilaksanakan pada Kamis, 25 Oktober 2018 bertempat di Pondok Pesantren Al-Imdad II, Kedung, Guwosari, Pajangan, Bantul. Tim Juri yang berasal dari DLH DIY datang langsung di Pondok Pesantern Al-Imdad II untuk melakukan penilaian secara langsung terhadap lingkungan pesantren. Dalam sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Imdad II, Dr. KH. M. Habib Abdus Syakur, M.Ag mengatakan, “Ada tiga hal yang dilakukan Al-Imdad sebagai bentuk kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar, yaitu pengelolaan sampah padat lewat rumah pilah sampah, pengelolaan limbah cair lewat biogas dan IPAL, serta penghijauan lingkungan dengan kreatifitas santri membuat ruang terbuka hijau.” Kepedulian Al-Imdad terhadap lingkungan hidup ini mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat serta pemerintah daerah setempat. Hal ini tercermin ...

Manaqib Almaghfurlah KH. Humam Bajuri Bantul

Baris depan dari kiri ke kanan: dr. KH. Atthobari Humam, MPH, KH. Mulyanto, Dr. KH. Habib Abdus Syakur, M.Ag, KH. Ahmad Murod, S.Ag, K. Agung Prastawa, S.IP, dan Nyai Hj. Aisyah Humam   Bantul, 5 Oktober 2018 Dalam rangka Haflah Khotmil Qur'an dan Haul ke-23 Almaghfurlah KH. Humam Bajuri,  Pondok Pesantren Al-Imdad Bantul menyelenggarakan beberapa rangkaian acara. Salah satunya adalah "Maulid Akbar dan Manaqib Almaghfurlah KH. Humam Bajuri". Majelis Maulid Akbar dan Manaqib Almaghfurlah KH. Humam Bajuri ini diselenggarakan pada Kamis, 4 Oktober 2018, tepat selepas sholat Isya'. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh santri Pondok Pesantren Al-Imdad Bantul ini juga dihadiri oleh dzuriyyah Almaghfurlah KH. Humam Bajuri dan jajaran kepengurusan Yayasan Pondok Pesantren Al-Imdad. Dalam sambutannya, dr. KH. Atthobari Humam, MPH, selaku Ketua Yayasan, berpesan kepada santri-santri Al-Imdad untuk terus giat ngaji dan belajar.  Karena, masa depan bangsa ada di tangan mere...

Pluralisme versus Radikalisme

Indonesia merupakan negara kepulauan yang meliputi beragam ras, suku, budaya, dan agama. Adanya keragaman tersebut memberikan warna tersendiri yang dengannya sedikit banyak menentukan corak dan karakteristik bangsa Indonesia. Realita kemajemukan ini mau tidak mau harus diterima dengan penuh kesadaran sebagai bagian dari sunnatullah . Sehingga, pluralisme sebagai suatu sistem nilai yang memandang keberagaman atau kemajemukan secara positif sekaligus optimis dan berupaya untuk berbuat sebaik mungkin berdasarkan kenyataan, kiranya dapat menjadi solusi yang lebih relevan dan urgen atas adanya kemajemukan itu sendiri. Pluralisme sebagai solusi terhadap adanya keberagaman, sering kali disandingkan dengan paham radikalisme. Penyandingan ini dilandasi atas dasar keterbalikan makna sekaligus sikap antara pluralisme dan radikalisme. Adanya kasus-kasus kekerasan atas nama agama dan pemahaman keagamaan yang sangat menusuk rasa kemanusiaan setidaknya menjadi contoh kongkritnya. Dalam semu...

Berkah Ramadlan

Jika berbicara tentang puasa, yang pertama kali muncul di benak kita adalah menahan diri dari makan dan minum. Namun, makna dari puasa itu sendiri selain sebagai rukun Islam yang ketiga, puasa juga merupakan salah satu media bagi tiap muslim untuk menata hati, meningkatkan keimanan dan mengendalikan hawa nafsu. 

Antara Kuliah, Mengaji dan Mengabdi

Kuliah adalah kegiatan belajar-mengajar di jenjang pendidikan tinggi selepas bangku sekolah menengah atas. Bagi sebagian anak muda yang tak puas hanya dengan menjadi generasi putih abu-abu , k uliah seakan sudah jadi ambisi. Terlebih bagi mereka yang melihat jenjang pendidikan tinggi itu sebagai pengantar bagi tercapainya cita-cita mereka. Tak terkecuali bagi santri. Bahkan motivasi dan hasrat untuk merasakan bagaimana rasanya suasana menuntut ilmu di luar pesantren , bagaikan sebuah energi lain yang membuat mereka tetap bersemangat . Namun demikian, selain kewajiban menuntut ilmu saat kuliah, sebenarnya ada sebuah kewajiban lain bagi santri yang rentan memudar saat mereka menikmati masa-masa kuliah tersebut. Apa itu? Mengabdi. Ya, mengabdi. Kegiatan inilah sesungguhnya yang akan bermanfaat bagi mereka agar kuliah tidak hanya sekedar menjadi aktivitas prestise berisi main-main dan jalan-jalan. Lantas, bagaimana sebenarnya kuliah yang baik bagi para santri itu? Apakah para sa...

METODE MENCINTAI ALLAH (MAHABBATULLAH)

Sebagai umat muslim, mencintai Allah SWT merupakan suatu kewajiban yang harus kita perlihatkan di dalam kehidupan kita sehari-hari. Cinta di sini bukanlah cinta yang hanya diucapkan melalui lisan belaka, melainkan cinta yang disertai dengan pembuktian yang nyata di dalam akhlak dan tingkah laku kita sehari-hari. Secara sederhana, mencintai Allah SWT dapat dibuktikan dengan cara mentaati segala sesuatu yang diperintahkan Allah serta menghindari dan menjauhi segala sesuatu yang dilarang-Nya.

Ahmad Kian Santang Menangkan Emas di KSM Nasional 2016

Bantul, 28 Agustus 2016 Ahmad Kian Santang adalah Santri Pondok Pesantren Al Imdad Bantul. Lahir di Sleman pada tanggal 30 Juni 2002, Kian adalah putra pertama dari pasangan Arosin Suryanto, S.Si dan Ade Rokayah, S.Ag yang beralamat di Jl. Turi No. 3 RT 044 Labasan Pekembinangun Pakem Sleman. Dalam kesehariannya, santri ini dikenal sebagai pribadi sederhana dan lugu. Namun, di balik kesederhanaan dan keluguannya, Kian ternyata menyimpan prestasi yang layak dibanggakan dan wajib disyukuri.  Dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Nasional di Pontianak tanggal 23-27 Agustus 2016 lalu, ia mampu meraih MEDALI EMAS di bidang Biologi tingkat MTS. Tidak hanya itu, ia juga meraih Penghargaan The Best Overall di Mapel Biologi yang diikutinya.